Deskripsi
“Baik-Baik Katanya”
Tidak semua luka terlihat berdarah.
Ada yang diam, tapi perlahan menghabiskan napas.
Ia tetap berjalan, tersenyum, dan terlihat baik-baik saja.
Setidaknya, begitulah yang orang lain lihat.
Sampai suatu hari, tubuhnya tidak lagi bisa diajak bekerja sama.
Dan semua yang selama ini disembunyikan, akhirnya menemukan jalan untuk bicara.
Buku ini adalah tentang luka yang dipeluk diam-diam, tentang senyum yang menyembunyikan banyak hal yang tak pernah selesai.
Ini kisah tentang jatuh dan bangkit, tentang keberanian berkata jujur, bahkan ketika itu menyakitkan. Tentang belajar memilih diri sendiri, melepaskan tuntutan untuk sempurna, dan perlahan berdamai dengan masa lalu.
Seperti burung yang lama terkurung, ia akhirnya terbang, bukan untuk menjadi sempurna, tapi untuk menjadi bebas.
Untuk kamu yang terlihat baik-baik saja,
ini pengingat bahwa kamu tidak sendiri
dan pulang pada diri sendiri selalu mungkin.

Ulasan
Belum ada ulasan.